Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2024

PUISI: RIUH

Puisi RIUH Dunia sedang riuh, t idak pernah ada senyap di jalan. Aku melangkah di antara ilalang gaduh, durinya yang tajam memberiku beberapa sayatan di tubuh. Sakit, tapi tidak bisa aku hindari. Hantu-hantu di kepalaku riuh di ujung malam, setiap malam. Membuatku sulit untuk memejam, barang sejam. Hantu-hantu itu bersekutu; bergaduh, menjajah, dan memakan dengan geram. Ilalang di jalan dan hantu-hantu, mereka seperti teman abadi. Yang ingin aku mati.  Mati untuk terakhir kalinya, tanpa terbangun lagi seperti tidur yang bermimpi. Aku ingin mati, dalam damai. Damai bersama ilalang di jalan, hantu-hantu, dan diriku. Entah siapa diriku? Tapi benar, aku ingin mati dengan damai. Terakhir kalinya tanpa perlu bangun lagi. Tasikmalaya, 19 Desember 2024